WIUUUU~Seluruh gedung asrama langsung meledak dalam kekacauan.“Sial! Lagi?!”“Celanaku mana?!”“Siapa yang narik selimutku?!”“Jangan dorong!”Suara benturan, teriakan panik, dan langkah kaki yang berantakan langsung memenuhi lorong asrama. Beberapa mahasiswa bahkan jatuh dari ranjang karena masih setengah sadar saat mencoba bangun. Suasana langsung berubah kacau total seperti pasar yang baru saja diserbu badai.Raka langsung membuka mata begitu suara sirene berkumpul darurat meraung di tengah malam. Tubuhnya bergerak hampir tanpa jeda. Dalam gelap, ia mengenakan seragam dengan cepat dan rapi, mengencangkan ikat pinggang, mengambil topi, lalu keluar dari asrama dengan langkah ringan dan stabil sebelum mahasiswa lain benar-benar sadar dari tidur mereka.Saat tiba di titik kumpul, Raka menjadi orang pertama yang berdiri di sana. Tubuhnya tegak, sorot matanya tenang. Ia berdiri diam seperti tombak yang tertancap kuat di tengah lapangan.Sekitar lima menit kemudian.Mahasiswa baru lainn
Read more