“Paman Deyan, berhenti di halte aja.” Liora berada di dalam mobil menuju ke sekolah. Selama identitasnya belum diumumkan, Liora akan tetap menjaga privasinya. Jadi, dia memilih untuk turun di halte bus dekat kawasan sekolah. Nuna yang duduk di sebelahnya bertanya, “Nona, jarak dari halte bus Metro Poseidon ke sekolah lumayan jauh. Apa kamu nggak kecapean jalan?” Mobil berhenti di Halte Metro Poseidon, salah satu halte modern di pusat distrik bisnis ibu kota Valoria. Liora memakai tas ransel sambil acuh tak acuh. “Santai aja, Bu Nuna. Nanti aku cari tumpangan,” balasnya. Sebelum turun, Liora melirik Nuna. “Bu, sebenernya Lereng Gunung Persik itu tempat seperti apa? Kenapa Edward dibawa ke sana?” Nuna menatap Deyan sekilas. Lalu, dia menatap Liora. Sepertinya hal ini sudah tidak bisa disembunyikan lagi darinya. “Di sana rumah leluhur keluarga Kivandra, Kota Avalon” sahut Nuna. Nuna menambahkan, “Anggota keluarga Kivandra yang melakukan kesalahan akan dibawa ke sana, berlut
Baca selengkapnya