Unknown: Permisi, apakah ini Tuan Aeron? Saya suster dari Rumah Sakit Cempaka Putih. Aura ditemukan sendirian di koridor bangsal anak. Dia menolak diantar ke kamar dan hanya mau menunggu ayahnya. "Aeron! Aku nanya loh, dari siapa?" Aeron perlahan membalikkan layar ponselnya ke hadapan Aveline dengan helaan napas panjang. "Aura, nggak diculik, tapi malah nyasar di rumah sakit." "Syukurlah, aku udah mikir dia diapa-apain sama musuhmu." Aeron hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. 'Kalian berdua ngerepotin.' Aeron mendengus, lalu menekan tombol hijau di layar ponselnya dan langsung menyalakan mode pengeras suara. "Ya, halo Suster? Saya wali dari Aura, ini kami sedang jalan ke sana untuk menjemputnya." "Aduh, syukur deh kalau begitu, Tuan Aeron," sahut suara suster di seberang telepon dengan nada yang terdengar sangat lega. "Soalnya ini adiknya mendadak rewel, dia nangis terus minta dibelikan es krim rasa *matcha* sekarang juga." Aveline yang mendengar hal itu langsung m
Read more