Ekspresi Alessa sedikit berubah. Dia segera berhenti, berbalik, dan berlari kembali, dengan panik mencari di hutan di bawah."Hei, Lucien, ada apa? Di mana kau, Lucien...?""Jangan menakutiku! Aku mengandalkanmu untuk bekerja sama denganku dan memasuki Gua Everdawn. Tolong jangan sampai menimbulkan masalah.""Hei, jika kau belum mati, bersuaralah... Mungkinkah kau diserang Beast Demon?"Dia memanggil berkali-kali, tetapi tidak mendengar jawaban dari Lucien. Hati Alessa mencekam, dan sedikit kesedihan muncul di wajahnya.Tepat saat itu, sesosok tiba-tiba melesat keluar dari hutan di bawah. Seketika itu juga, Alessa mendengar suara desisan, diikuti oleh embusan angin yang melewatinya."Gadis kecil, ayo kejar aku, haha..."Sesosok muncul tiba-tiba di hadapan Alessa. Itu adalah Lucien. Dia berbalik dan menatap Alessa dengan jempol ke bawah serta senyum puas di wajahnya.Alessa awalnya terkejut, lalu dia mengerti apa yang sedang terjadi. Dia mengangkat alisnya dan sedikit menggertakkan gig
اقرأ المزيد