Ghea Paramita tertegun sejenak, bertanya bingung, "Tidak sederhana bagaimana maksudmu?""Latar belakang keluarganya terbilang sangat rumit; jangan terlalu dekat dengannya," Arishen Mahendra mewanti-wanti istrinya.Sambil mengunyah sepotong roti bunga kukus, Ghea berujar penuh pertimbangan, "Selama setengah tahun bekerja bersama, aku merasa gadis itu terbilang sangat baik—membumi dan tidak punya iktikad buruk. Tapi aku memang tidak tahu banyak soal kondisi keluarganya; dia tidak pernah cerita, dan aku pun tidak pernah bertanya. Dia memang sering tiba di kantor pas-pasan jelang jam masuk, dan waktu kutanya beberapa kali, dia cuma bilang ada urusan keluarga yang harus ditangani. Selain itu, semuanya kelihatan baik-baik saja."Arishen meneguk sedikit air putih lalu berujar, "Sifat kepribadiannya memang tidak ada masalah, jadi kamu tidak perlu khawatir; kalau tidak, mana mungkin dulu kuterima dia bekerja. Dia itu cukup kasihan. Begitu lahir, Keluarga Handoko membuangnya ke desa dan mengaba
อ่านเพิ่มเติม