Langit yang memerah darah belum juga pudar, seolah menjadi saksi abadi atas sumpah yang baru saja diucapkan di Menara Alkimia. Di tengah heningnya aula pasca-ritual, sebuah ruang dimensi terbuka di pusat ruangan. Tanpa ada suara ledakan atau kemunculan pasukan faksi bayangan, sebuah peti kayu tua berukuran sedang jatuh menghantam lantai, menimbulkan suara dentuman yang mengagetkan para tetua yang masih berjaga.Peti itu terbuat dari kayu hitam yang memancarkan energi penekan. Tidak ada bau amis darah, tidak ada potongan tubuh seperti ancaman murahan pada umumnya. Yang ada hanyalah aura kehampaan yang sangat pekat. Long Tian melangkah mendekat, tangan kanannya menggenggam pedang, sementara sisa-sisa tekanan batin di tubuhnya bersiap menghadapi segala kemungkinan."Tuan, jangan dibuka," ujar Qin Rou, suaranya parau. "Ini pasti kutukan."Long Tian tidak menjawab. Dengan gerakan cepat, ia menendang pe
Read more