Tanah tempat Long Tian bersimpuh retak oleh aura yang keluar dari sosok Dewa Agung yang melangkah turun dari gerbang langit. Sosok itu bukan sekadar entitas; ia adalah representasi hukum yang hidup, dengan mata yang memancarkan cahaya tanpa emosi. Di belakangnya, langit seolah merobek dirinya sendiri, menampakkan pemandangan alam lain yang begitu jauh dan megah, namun dipenuhi oleh aroma kematian.Long Tian tidak bisa bergerak. Segel yang dipasang Su Yan di lehernya terasa seperti rantai yang membakar meridiannya, memutus hubungan antara jiwa Kaisar Dewa miliknya dengan cadangan Qi di tubuhnya. Namun, di tengah ketidakberdayaan ini, ia justru merasakan sesuatu yang aneh. Ketakutan yang biasanya muncul saat menghadapi ajal kini menghilang, digantikan oleh kejernihan yang menyakitkan."Kau membuat kesalahan fatal, Long Tian," suara Dewa Agung itu bergetar, merambat ke seluruh penjuru kota, membuat bangunan-bangunan bergetar hebat. "Kau menukar takhta yang seharusnya
Read More