Hutan di perbatasan Kota Xulian diselimuti kabut tebal yang tidak wajar. Kelompok kecil yang memisahkan diri dari aliansi tadi siang kini bergerak dalam formasi yang berantakan. Mereka membawa kekecewaan di dalam dada, namun langkah mereka tertatih oleh rasa takut yang mulai merayap. Pemimpin kelompok itu, seorang pria paruh baya bernama Jaran, terus menoleh ke belakang, memastikan tidak ada orang suruhan Long Tian yang membuntuti mereka."Kita sudah cukup jauh," gumam Jaran pada pengikutnya. "Segera setelah kita mencapai lembah di depan, kita akan bergabung dengan faksi kecil lainnya untuk membangun pertahanan sendiri. Kita tidak butuh Kaisar yang menyimpan rahasia."Namun, sebelum langkah mereka mencapai tepian hutan, kabut di sekitar mereka tiba-tiba memadat. Suara dahan yang patah dan desisan halus memenuhi udara, bukan berasal dari arah depan, melainkan dari balik bayangan pohon-pohon tua. Jaran berhenti mendadak, tangannya meraba gagang pedang. "Siapa di sana?!"Tidak ada jawaba
اقرأ المزيد