Azalea mencoba mendorong kepala Carlos, tapi Carlos melepaskan dasinya dan mengikat tangan Azalea ke belakang.“Jangan hentiin gue!” katanya dengan mata penuh amarah, “lo udah bikin gue marah malam ini, sekarang ... terima hukuman dari gue,” lanjutnya sambil menggendong Azalea dan merebahkannya kasar di atas ranjang.“Carlos plis ... gue nggak suka cara lo seperti ini,” pinta Azalea memohon dengan sangat.“Terlambat!” balasnya dan Carlos melepas seluruh pakaiannya. Azalea udah mau menangis, tapi Carlos terlihat nggak akan pernah berhenti.Carlos kembali mencium bibir Azalea dengan kasar. Ia bahkan merobek gaun itu hingga tubuh Azalea terekspos tanpa sehelai benang pun. Ciuman itu turun ke leher, lalu dengan cepat ke dada Azalea. Carlos cukup lama bermain di sana, ia menghisap cukup keras hingga pusat titik sensitif itu menegang dengan tegak.“Apa ini bentuk penolakan?” tanya Carlos tersenyum miring. Azalea hanya bisa menggeleng lemah, tid
Baca selengkapnya