Dia kemudian berkata dengan suara tenang, “Saya akan menikah dengan pangeran ke enam.” Mendengar itu, raja pun menatap Suran dengan tatapan terkejut. Bagaimanapun, Suran sudah tahu kalau pangeran ke enam memiliki sikap yang tidak baik, tapi ini benar-benar aneh. “Suran... kau...” Suran menghela napas, ia tersenyum sopan sebelum kembali bicara. “Anda bisa menyampaikan kepada Pangeran ke-6 bahwa saya memang bersedia untuk menikah dengannya. Tapi, ada dua syarat yang harus Pangeran ke-6 penuhi sebelum itu.” Raja terdiam sejenak, sekarang dia tahu kenapa suran mengajukan syarat setelah memberikan persetujuan. “Katakan,” ucap sang raja. “Pertama, jika Pangeran ke-6 ingin menjadi suamiku, dia harus mengurungkan niatnya untuk mewarisi tahta, keputusan itu harus ada di depan seluruh petinggi istana, sekaligus tertulis secara resmi. Kedua, Saya memiliki prinsip tersendiri soal hubungan pernikahan yang mana tidak boleh ada selir maupun saya sendiri yang tidak akan pernah mungkin
Terakhir Diperbarui : 2026-09-15 Baca selengkapnya