Menyusul di belakang Rahma dan Kanala yang langsung menghambur mendekati Dharma, ada ayah mertua dan kakak ipar Laras yang tampak jauh lebih tenang saat masuk ke ruangan inap VIP itu.Mereka lebih dulu menghampiri Laras yang tadi sedikit menyingkir dari dekat Dharma untuk memberi ruang kepada ibu mertuanya.“Yang kuat ya, Nduk,” ucap Surya seraya menepuk pundak Laras.Ayah mertua Laras itu memiliki perangai yang sebelas dua belas dengan Dharma. Berwajah kaku dan irit bicara. Namun, bedanya, Surya bisa bersikap hangat kepada orang-orang yang dipedulikannya. Laras tersenyum kecil dan mengangguk. “Iya, Abi,” jawabnya.Surya tidak mengatakan apa-apa lagi dan menghampiri Dharma untuk mengecek keadaannya.Sementara itu Meidina langsung memeluk Laras dan menepuk-nepuk punggungnya beberapa kali.Laras belum sempat membalas pelukan itu, tetapi Meidina sudah menjauhkan diri lagi.“Sabar ya, Ras,” kata wanita itu seraya meneliti wajah Laras yang terlihat kuyu.“Dharma kan bisa jadi nyebelin ban
Read more