“Om, boleh minta uang tidak? Tiga puluh saja,” bisik Salsa setengah mati menahan malu, begitu Nathan dan rombongannya ikut duduk di area depan supermarket.Nathan langsung mengernyit. Tatapan heran sekaligus bingung melihat Salsa yang mendadak minta uang receh padanya.Salsa yang sadar kalau ekspresi Nathan mulai tidak enak, buru-buru menjelaskan dan berbisik lagi, “Di sini cuma bisa pakai uang tunai, Om. Tidak bisa gesek kartu atau pakai QR.”Rupanya kasak-kusuk itu terdengar oleh Raka yang berdiri tidak jauh dari mereka. Tanpa menunggu perintah, Raka langsung mengambil dompetnya. “Biar saya saja yang bayar, Pak,” ucap Raka.Nathan hanya mengangguk tanpa ekspresi. Setelah urusan pembayaran diselesaikan oleh Raka, barulah Salsa bisa bernafas dengan lega. Beban malunya seketika hilang begitu saja. Harusnya tadi dia bilang kalau dia datang bersama Nathan mengingat supermarket ini juga milik Abimanyu Group, tapi sayangnya Salsa tidak bilang apapun sehingga petugas supermarket menganggapn
اقرأ المزيد