Masuk“Ternyata kamu masih per4w4n.” * Demi menyelamatkan nyawa ayahku, aku terpaksa menju4l tub*hku pada pria kaya setelah tunanganku menolak memberi bantuan dengan kalimat yang sangat menyakitkan. Namun, siapa sangka pria matang dan tampan yang kukira duda itu ternyata…?
Lihat lebih banyakSalsa masih berdiri mematung sambil menatap haru ke arah gaun yang baru saja dilepasnya. Gaun indah ala princess itu diletakkan dengan dengan semangat hati-hati di atas sandaran sofa, seolah barang adalah barang yang paling berharga di dunia dan tidak boleh lecet sedikitpun. Kedua tangannya perlahan turun, namun pandangannya tetap fokus pada kain yang berkilau tersebut. Dia benar-benar tak menyangka kalau gaun impian masa kecil menuju remajanya akhirnya bisa terwujud sekarang, justru di saat usianya sudah dewasa. Ternyata sosok ayah kandungnya itu tak seburuk yang Salsa pikirkan selama ini. Ternyata tidak semua detail kecil tentang keinginan masa lalunya dilupakan oleh sang ayah. Mungkin pria tua itu dulu hanya terjebak oleh keadaan hidup yang sangat rumit hingga membuatnya tampak sedikit mengabaikan keberadaan Salsa sebagai putri kandungnya sendiri.Salsa mengingat betul bagaimana pahitnya kenangan masa lalu yang membekas di hidupnya. Dulu, setiap kali dia datang menangis menahan p
Salsa benar-benar sangat yakin isi kotak itu bukan hadiah mewah. Nathan yang sekarang tingkahnya sudah kebaca duluan oleh Salsa. Namun, mereka tetap kembali duduk bersama di tempat yang sama. Salsa mulai melepaskan ikat pitanya. Kotak itu memang kotak perhiasan berukuran besar dari butik mahal, tapi mengingat Nathan sedang kena musibah, rasanya mustahil jika pria itu memberi Salsa hadiah berlian seharga miliaran. Terlebih lagi, Nathan malah cekikikan saat melihat Salsa mulai melepaskan pita tersebut. Fix, ini pasti barang receh, pikir Salsa. Dia yakin jika dibuka hanya akan bikin kesal, tapi jika tidak dibuka malah membuat penasaran. Akhirnya, daripada didera rasa penasaran, Salsa pun melanjutkan untuk membukanya.Dan setelah tahu apa isinya, Salsa langsung berdiri dari duduknya dan memukul Nathan bertubi-tubi sampai pria itu kewalahan menghindari pukulan sang kekasih.Gimana Salsa gak kesal, isinya ternyata cuma satu utas tali bra. Hanya satu, bukan sepasang. Wajah Nathan sampai me
Napasnya memburu seakan suara di belakangnya hanya halusinasi saja. Salsa pun memutar badannya untuk meyakinkan hatinya kalau pendengarannya tidak salah. “A–Ayah,” sapa Salsa. Tidak hanya Salsa yang menangis tapi Ayahnya juga. Untuk pertama kali setelah pria itu menikah lagi datang dan beri ucapan selamat ulang tahun untuk putri kandungnya. Pria itu terus berjalan menghampiri sang anak dan berhenti di depan Salsa sambil menyerahkan buket mawar merah kesukaan Salsa dan kado yang dulu pernah diminta Salsa tapi belum pernah ia berikan. Tangis keduanya pecah.“Selamat ulang tahun putriku. Ayah bahagia banget masih punya kesempatan untuk ngerayain ulang tahunmu, nak. Ayah janji ke depan kita akan terus seperti ini,” ucap sang Ayah dengan bibir bergetar. Salsa langsung berhamburan memeluk Ayahnya dengan erat. Ia pikirin sudah benar-benar kehilangan sosok Ayah untuk selamanya, tapi ternyata tepat di hari lahirnya sesuatu yang ia anggap mustahil itu beneran terjadi. Pelukan keduanya semaki
Jantungnya berdegup kian kencang. Matanya melotot melihat papan dekorasi besar penuh bunga segar di lobi itu. Di sana, lampu-lampu kecil menyala terang membentuk tulisan selamat ulang tahun untuk dirinya. Salsa sampai mematung di tempat. Otaknya mendadak belum bisa sepenuhnya mencerna apa sebenarnya yang terjadi. Dia benar-benar lupa kalau hari ini adalah hari ulang tahunnya sendiri. Saking sibuk dan banyaknya masalah belakangan ini, dia sampai tidak ingat tanggal lahirnya sendiri. Salsa bahkan lupa kapan terakhir ia merayakan ulang tahun. Selama hidup, belum pernah ada yang memberi ucapan selamat ulang tahun dengan tulisan sebesar dan semewah ini.Suasana restoran malam itu seketika jadi sangat romantis. Padahal biasanya tempat mewah ini selalu ramai antre, tapi malam ini sepi sekali. Cuma ada deretan lilin kecil yang menyala di sepanjang jalan masuk dari lobi, bikin suasana terasa hangat.Belum sempat rasa syoknya hilang, seorang karyawan restoran datang menghampiri sambil tersenyum
Di sisi lain, layar ponsel di genggaman Zara mendadak terasa panas saat sebuah unggahan video di media sosial menampilkan sosok Aditya. Di dalam rekaman video itu, Aditya berjalan menunduk dengan tangan terborgol, dikelilingi beberapa petugas kepolisian yang menggiringnya masuk ke mobil tahanan. T
Begitu pintu ruangannya tertutup dan Salsa keluar, Nathan langsung melonggarkan dasinya yang terasa mencekik leher. Wajahnya tetap datar tanpa ekspresi. Dia tidak membuang waktu untuk memikirkan hal lain dan langsung meraih ponsel pribadinya di atas meja kerja. Targetnya sudah jelas, yaitu menghanc
Nathan menatap tubuh Salsa dari atas hingga bawah, sementara gadis itu hanya bisa meneteskan air mata sampai akhirnya suara Nathan membuatnya buru-buru mengusap air mata yang membasahi kedua sudut matanya.“Jangan buat nafsuku hilang. Kau disini wajib melayani nafsuku dan membuatku puas,” ujar pria
“Ta–tapi saya gak mau pakai baju ini, Om,” cicit Salsa, mencoba mengumpulkan sisa keberaniannya yang sudah hampir habis ditelan ketakutan setiap kali bertemu dengan Nathan.Nathan yang sejak tadi sibuk di depan MacBook seketika berhenti mengetik. Dia menoleh ke sumber suara, menatap Salsa dengan r












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak