Bab 71 Mobil Melati perlahan berhenti di halaman rumah yang luas dan sepi. Jam di pergelangan tangannya sudah menunjuk angka sebelas malam. Suasana di dalam rumah sudah sangat hening, hanya ada sedikit lampu taman yang menyala remang-remang menerangi halaman. Melati turun perlahan, menarik napas panjang menghirup udara malam yang sejuk. Badannya terasa sangat lelah, kaki dan pinggangnya pegal berdiri berjam-jam di depan kamera, tapi hatinya? Hatinya terasa begitu ringan, seolah ada sayap yang membawanya terbang masuk ke dalam rumah ini. Saat ia melangkah masuk ke ruang tengah, suasana masih sama heningnya. Biasanya, kalau pulang selarut ini, Melati akan langsung bergegas naik ke lantai dua, masuk ke kamarnya sendiri, menutup pintu rapat-rapat, dan mengabaikan apa pun yang ada di sekitar nya. Dulu, rasanya rumah ini cuma bangunan kosong, tempat berteduh fisik saja, tanpa ada kehangatan. Tapi malam ini, setiap langkah kakinya terasa berbeda. Ada rasa berd
Last Updated : 2026-07-10 Read more