Pov Samuel Begitu lampu utama aula padam secara mendadak, instingku langsung bergejolak hebat. Di tengah kegelapan pekat yang menyergap tanpa peringatan, aku seketika membalikkan tubuh dan bergerak panik, berusaha meraba-raba area sekitar demi mencari keberadaan Emelia. Seingatku, tepat beberapa menit yang lalu istri kecilku itu masih berdiri dengan manis di sebelahku, mendampingiku saat aku sedang berbincang dengan salah satu tamu undangan penting.Dalam kebutaan visual itu, tanganku bergerak cepat menyambar dan mencengkeram erat pergelangan tangan seseorang yang berdiri paling dekat denganku. Aku mengembuskan napas lega, mengira itu adalah Emelia.Namun, rasa lega itu menguap dalam sekejap begitu lampu aula kembali menyala terang dengan sentakan kasar. Detik itu juga, mataku membulat sempurna. Sial! Ternyata bukan Emelia yang sedang kugenggam tangannya saat ini, melainkan seorang wanita asing yang tidak aku kenal.Set!Aku lan
Read more