Sepasang mataku sejak tadi benar-benar tidak bisa lepas dari setiap gerak-gerik Melissa. Bahkan, ketika mereka semua sudah bersiap-siap di ruang tamu untuk berangkat ke rumah Samuel, aku secara spontan ikut bangkit berdiri dari sofa dengan gerakan yang terlalu terburu-buru.“Loh, Papa mau ikut ke rumah Samuel juga?” tanya Emelia langsung, menatapku dengan dahi berkerut heran.Aku tersentak kecil, lalu buru-buru menggelengkan kepala demi menutupi rasa salah tingkahku. “Ngg, enggak... Papa cuma mau mengantarkan kalian sampai depan pintu saja kok,” jawabku mencari alasan yang masuk akal. Padahal, jika boleh jujur, lubuk hatiku yang paling dalam berteriak ingin ikut masuk ke dalam mobil mereka. Tapi, ada rasa ragu dan gengsi yang terlalu besar untuk kuucapkan keras-keras.“Yah, kalau Papa memang mau ikut juga tidak apa-apa, Pa. Siapa tahu... Papa sebenarnya cuma tidak bisa jauh-jauh karena mendadak kangen sama Mama Melissa, kan?”
最終更新日 : 2026-06-11 続きを読む