Aku begitu terkejut saat tiba-tiba Samuel mengambil alih kendali. Padahal sebelumnya aku begitu aktif di atas tubuhnya, bermain dengan dadanya, dan menciumi seluruh lehernya. Namun, dengan satu gerakan tangkas yang tak terduga, Samuel menggulingkan tubuhku, membuatku langsung terbaring di bawah kuasanya.“Samuel, kamu?” tanyaku dengan nada heran yang tertahan. Jantungku berpacu hebat, bukan hanya karena gairah, tapi karena fakta yang kulihat, Samuel bisa menggerakkan tubuhnya dengan begitu lincah, padahal yang aku tahu ia tidak bisa menggerakkan kakinya.Bukannya menjawab, Samuel malah langsung mendekatkan wajahnya. Ia membungkam bibirku dengan ciuman yang rakus dan penuh tuntutan. Tangan besarnya meremas dadaku dengan lembut, namun tegas, membuatku semakin mendambakan sentuhannya lebih dalam lagi.Samuel melepaskan tautan bibir kami, lalu perlahan ciumannya turun ke bawah. Ia menyesap seluruh leherku, turun ke area dadaku, dan mulai menghisap ujung putingku dengan intensitas yang
Baca selengkapnya