William berada di tengah. "Papa, besok aku sekolah ya?" "Iya, Nak! Pakai seragam baru ya yang Mama jahit,” ucap Kieran. "Nama ku baru ya Pa, William Voss,” celetuk William. "Betul sayang,” ucap Kieran. Kieran bernyanyi pelan, menyanyikan lagu yang sama seperti di gudang dulu. “Nina bobo…," Kali ini tidak ada lagi atap yang bocor, tidak ada lakban. Hanya kipas angin dan suara jangkrik yang menemani. Hari kesepuluh dari 14 Hari sudah tersisa 4 hari, William sedang menggandeng tangan Papa dan Mama. Memakai seragam baru, tas baru dan juga sepatu baru. Di papan namanya kini sudah berubah menjadi nama WILLIAM VOSS. William sangat senang sekali karena keluarganya sudah utuh kembali, kini ia bisa merasakan kasih sayang yang tulus dari kedua orangtuanya. "Selamat datang kembali, William! teman-teman ucapkan salam ya,” ucap Bu Guru. "Halo William!” teriak 30 anak secara serempak.William tersenyum dan sangat gembira. Kieran dan Alena berdiri di pagar, mereka melihatnya dari kejauha
Leer más