"Senyum, Alena! semua ini demi keluarga kita!" bentak Richard volkov, matanya membidik kasar putrinya. Suara itu menusuk lebih dalam dari angin malam yang menyusup lewat celah seng. Alena berdiri kaku di tengah Gudang Tua pinggir Pelabuhan kota Novara City. Alena mendengus geli mendengar ucapan Richard. "Keluarga yang mana? Yang makan dari hasil menjual darah anaknya sendiri?" ceplosnya kasar.Alena kembali merutuk, "Semoga uangnya cukup untuk kalian membeli neraka yang nyaman!”Mata Alena menyiratkan dendam yang membara, dengan tatapan sinis seakan ingin segera membunuh Richard. Bau karat, garam laut, dan ikan busuk bercampur menusuk hidung. Lampu gantung terlihat hanya ada satu, berwarna kuning redup, berayun pelan terhembus oleh angin laut. Bayangan peti kemas yang bertumpuk pantas saja, membuat tempat itu mirip mulut raksasa yang siap menelan siapa saja.Di depannya, Richard, sang ayah, merapikan jas murah yang kebesaran. Tangannya gemetar. Di seberang mereka, sudah tampak l
Last Updated : 2026-05-13 Read more