Foto itu diletakkan di atas meja dan di sebelahnya terdapat dokumen R-09, dua benda yang sederhana. Namun keduanya seperti serpihan dari masa lalu yang perlahan menyusun sebuah luka lama."Kalau Gabriel memang terlibat…?" Kieran berhenti sejenak. "Kenapa Richard tidak pernah menyebut namanya selama ini?""Itu yang membuatku takut, Kieran," lalu Alena menatap foto itu. "Karena mungkin... Ayah tidak tahu,”Kemudian Kieran mengangguk. "Atau dia tahu, tapi tidak sempat untuk membuktikannya?”Alena terdiam, seketika air matanya jatuh tanpa suara. "Aku selalu berpikir bahwa keluargaku hancur karena mereka memang yang memilih dunia itu,” ucap Alena lalu ia tersenyum getir. "Viktor, mafia, pengkhianatan... aku pikir ini semuanya terjadi karena kesalahan mereka sendiri,”Kieran menggenggam tangannya. "Tapi sekarang?""Sekarang aku sadar…," suara Alena terdengar bergetar. "Mungkin ada seseorang yang membuat keluargaku terlihat bersalah,”Kieran tidak menjawab ia hanya mengusap punggung tangan
Read more