Pagi harinya—tidak—siang harinya, akhirnya tokoh utama kita bangun juga.Dengan langkah gontai, ia menyeret tubuhnya menuju kamar mandi, matanya masih setengah tertutup. Begitu menyalakan lampu dan menatap cermin, kesadarannya langsung meningkat."Kiw kiw, aku ternyata cantik juga," gumamnya sambil menatap refleksi dirinya dengan puas. "Lihat ini, body goals, kulit putih, mata belo, rambut bersinar... Dan semua ini disia-siakan oleh Ero si bayi tiga bulan?"Ia mendecak kesal, lalu merapikan rambutnya dengan gaya dramatis. "Memang buta tuh pulu-pulu."Ding![Misi hari ini: Dapatkan nomor WhatsApp Dexton Alaric P.]'Siapa? Siapa itu Dexton?' Selina mengernyitkan dahi dengan malas.[Dexton adalah target dari misi sampinganmu. CEO nomor satu, pria dingin, dominan, misterius dan... luar biasa tampan.]Selina menguap. 'Oh, yang harus di-stalker itu?'[Benar.]'Baiklah, ayo kesana.'[Eh, tidak pakai skill hackermu saja?]'Tidak usah, malas.'Sistem: [...]Siang itu, Selina akhirnya menyere
Last Updated : 2026-05-13 Read more