“Mau ngapain lagi dia?” tanya Arjuna saat dia melihat nama di ponsel istrinya. Nadira menggeleng. Dia menelan makanannya lalu melihat suaminya. “Gak tau, Dok,” jawab Nadira. Panggilan telepon itu berhenti. Nadira kembali menyimpan ponselnya ke dalam tas. Nadira melanjutkan makannya. Sedangkan Arjuna masih melihat ke arah istrinya. “Nad, kamu masih punya urusan sama Sinta?” tanya Arjuna. Nadira menoleh sambil menggeleng. “Gak, Dok. Saya gak punya urusan apa-apa lagi sama beliau. Terakhir saya ketemu sama Bu Sinta juga saya juga agak keras ke Bu Sinta, karena Bu Sinta masih mau hina saya, Dok.” Arjuna mengangguk. “Gak papa, tegas aja kamu ama dia. Kalau di telepon lagi, jangan dijawab.” Arjuna berpesan pada istrinya. “Baik, Dok.” Arjuna masih diam. Dia tidak tahu, kenapa Sinta masih mengejar Nadira. Padahal saat mereka terakhir bertemu kemarin, Sinta sudah terlihat pasrah dan menerima. Sinta beberapa hari ini juga tidak banyak bikin ulah yang membuat Arjuna kesal. Tapi enta
Read more