Sementara itu, dalam perjalanan menuju rumah sakit, Roman terus mengobrol dengan Lorraine. Mulut kecilnya tidak berhenti berceloteh, seperti pengeras suara mini.Lorraine juga terus menanggapinya dengan sungguh-sungguh, sama sekali tidak menganggap ucapan anak kecil yang berulang-ulang itu sebagai gangguan.Saat nada dering ponselnya berbunyi, Lorraine mencubit pelan telinga Roman, lalu menerima panggilan. "Halo, dengan siapa?"Orang di seberang langsung memperkenalkan diri, "Dari kantor polisi."Mendengar itu, jantung Lorraine langsung melonjak, seolah ditarik seutas benang tipis dan tertahan tepat di tenggorokan. "Apa ada perkembangan baru dalam kasusnya?"Polisi wanita itu berkata dengan nada lega, "Pagi ini, kami berturut-turut menerima laporan dari kedua korban.""Keduanya mengaku pernah diancam oleh Tandi terkait pekerjaan mereka, lalu dipaksa melakukan hubungan seksual. Mereka juga memiliki buktinya. Ini kabar baik untukmu."Tentu saja itu kabar baik. Lorraine benar-benar ingin
Baca selengkapnya