Malam harinya, Gladys turun untuk membeli makan malam. Begitu keluar dari gedung rawat inap dan baru berjalan beberapa langkah, tiba-tiba ada seseorang yang menghalangi di depannya. Dia mengangkat kepala dan melihat Julian yang sejak hari itu belum pernah ditemuinya lagi.Sambil mengamati Gladys dari atas sampai bawah, Julian mencibir, "Kamu sakit ya? Kakakku benar-benar nggak peduli hidup dan matimu?"Karena kebetulan bertemu Gladys di rumah sakit, Julian tentu saja harus menanyakan hal itu.Gladys tidak menjawab. Dia hendak melewati Julian dan pergi, tetapi lengannya tiba-tiba ditarik."Kenapa menghindar? Aku benar, 'kan? Kamu sedang nggak enak badan?"Gladys menatap tangan Julian yang mencengkeram lengannya dengan dingin, lalu menepisnya dengan keras. "Kamu sangat senggang ya?"Sambil mengeluarkan ponselnya dan membukanya, Julian mencibir, "Ternyata kamu jauh lebih nggak berguna daripada yang aku bayangkan. Kamu pasti penasaran juga kan, selama dua hari ini kakakku pergi ke mana?"J
Ler mais