Sebenarnya tidak terlalu mengejutkan jika Zayyan bertemu Gladys di sini.Jarang-jarang, Zayyan yang lebih dulu menyapa, "Kamu datang untuk membicarakan pemasangan iklan program?"Gladys hanya kaget sesaat karena Zayyan tahu dirinya datang ke sini. Namun, setelah dipikir-pikir, Frandy adalah teman Zayyan. Tidak aneh kalau kabar ini sampai ke telinga Zayyan dan yang lainnya.Hanya saja ....Tatapannya bertemu dengan tatapan Zayyan. Pria ini masih saja memasang ekspresi seenaknya. Bahkan setelah mendapat teguran dari kakeknya, dia tetap memilih berpihak pada Ingrid.Gladys tidak menjawab. Dia mengangkat kaki dan hendak pergi.Saat Gladys melewatinya, Zayyan tiba-tiba berkata, "Kamu juga jangan menyalahkanku."Dia melirik Gladys, lalu akhirnya tetap berjalan melewatinya.Gladys tidak terlalu memedulikan sikap Zayyan.Dibandingkan sebelumnya, Zayyan memang tak lagi berbicara dengan nada setajam itu. Namun, sepertinya dia benar-benar sudah menganggap Ingrid sebagai teman.....Zayyan naik ke
Ler mais