”Ayo buka mulutnya,” ucap Ren sambil meraba-raba bibir bawah Arabella.Wanita itu patuh. Ia langsung duduk. Perlahan ia memajukan kepalanya menuju milik Ren yang sudah setengah tegang.“Kulum, Ara. Ayo…” Suara Ren lirih, bercampur dengan deru nafasnya yang berat.Arabella langsung mengulum ujung milik Ren, membuat pria mendesah nikmat sampai mendongak dengan mata tertutup. Reflek, tangan Ren memegangi kepala Ara dan menggerakkannya pelan.“Ahhh… enak banget mulut kamu. Hisap terus, Ara, aaah…” Ren meracau dengan nafas tertahan.Sedangkan Ara dibawah, melihat Ren yang menunjukkan ekspresi puas. Sekarang, pinggang Ren ikut bergerak, menghujam kerongkongan Arabella hingga membuatnya sulit bernafas.“Agghh!” Suara Ara tertahan oleh hentakan yang Ren berikan.“Enak? Apa kau suka aku memenuhi mulutmu?” Ren menjambak rambut Ara, namun tetap mempertahankan posisi kepalanya agar tak bergeser sedikitpun.“Sial! Aku keluar Ara, aaah!” Sebuah cairan hangat meluncur memenuhi seisi mulut Ara. Ren
Last Updated : 2026-10-08 Read more