Kezia menerima sarapan tersebut. Sambil makan, Kezia mencoba menguji reaksi Amara. "Aku melihat postingan di forum kampus. Sebenarnya, aku mau kasih tahu kamu, tapi aku takut kamu bakal marah.""Nggak apa-apa. Lagian, aku nggak peduli dengan yang dikatakan mereka."Amara mengangkat bahu dan berbicara dengan nada yang santai."Aku sudah melihat balasanmu. Aku benar-benar merasa lega!"Kezia tertawa kecil, lalu kembali bertanya, "Tapi bukankah kamu biasanya jarang banget buka forum kampus?"Memang benar. Selama ini, setiap kali mereka membahas gosip-gosip di forum kampus, Amara tidak pernah ikut-ikutan.Amara pun menjawab dengan wajah datar, "Aku mau mengecek informasi tentang kompetisi di forum. Ternyata, nggak ada satu pun postingan mengenai kompetisi di sana."Jawaban Amara itu tidak membuat Kezia curiga. Bagaimanapun, di mata mereka, Amara hanyalah orang yang sangat suka belajar.Mereka kuliah di kampus ini hanya untuk menambah gengsi agar terdengar bagus di luar. Lagi pula, besar ke
Read more