Setelah memastikan kondisi Helen mulai tenang, Emily dan Nicholas akhirnya pamit untuk beristirahat. Mereka melangkah menyusuri lorong yang sepi menuju kamar.Begitu pintu kamar tertutup rapat, Nicholas langsung melonggarkan dasinya dengan satu tarikan kasar dan melemparkannya ke atas sofa."Karena kita sudah terlanjur menginap di sini malam ini," ucap Nicholas, suaranya terdengar lelah namun tegas, "sekalian saja besok pagi aku bicara dengan Ayah dulu sebelum berangkat ke kantor.""Iya, lakukan saja apa yang menurutmu terbaik," jawab Emily menyetujui, berjalan mendekat. "Kau pasti perlu meluruskan masalah Clara ini langsung dengannya."Nicholas menghela napas panjang. Pria itu menjatuhkan tubuhnya di tepi tempat tidur berukuran besar tersebut. Wajahnya terlihat begitu kusut dan tegang. Ia menunduk, lalu memijat pangkal dahinya pelan dengan dua jari, mencoba mengusir rasa pusing yang berdenyut di kepalanya.Melihat suaminya yang tampak begitu kelelahan, Emily duduk di samping Nicholas
Read more