Pertanyaan Dirga menggantung di udara malam Lembah Ramuan, diiringi kepulan uap api dan aroma racun sihir yang samar-samar tertiup angin bukit. Keputusan mundur yang diambil oleh Pandya bukanlah sebuah bentuk kekalahan, melainkan langkah penyelamatan strategis bagi kelangsungan Nagendra Baru dan garis keturunan Arkatama-Nagendra.Pandya memandang berkeliling pelataran panti perlindungan. Dinding-dinding batu retak, tanaman obat langka terbakar hangus, dan anak-anak kecil memeluk lutut mereka di balik celah pintu kayu yang hancur. Di tanah berdebu, jasad Chandra terbujur kaku penuh kedamaian setelah mengorbankan nyawanya demi keturunan muda mereka."Langkah pertama kita adalah memastikan racun sihir ini tidak menelan korban lebih banyak," ujar Pandya dengan suara jernih dan berwibawa. "Dirga, bawa pasukan Penjaga Jiwa untuk menyisir jalur tebing barat. Pastikan jalur evakuasi aman dari intaian prajurit musuh."Dirga menepuk dadanya mantap. "Saguh, Pemimpin Pandya! Kami akan memastikan
Leer más