Kabar tentang ambruknya kondisi fisik Pandya dan terkepungnya Faruq di wilayah selatan dalam sekejap menyebar ke ruang pertemuan agung di benteng utama. Di dalam ruangan besar yang diterangi oleh belasan obor dinding itu, suasana terasa sangat berat dan mencekam. Prama, Danar, Catra, dan Hansa berkumpul mengelilingi meja batu besar bersama Falan, Tibra, dan Attaya. Wajah para ksatria setia yang kini memegang posisi sebagai Pemimpin Divisi dalam sistem Ajaran Terbuka Nagendra Baru itu tampak sangat cemas, gelisah, dan dilingkupi oleh ketakutan yang mendalam.Dalam sistem baru yang dibentuk oleh Pandya, seluruh murid memang dibebaskan untuk mempelajari semua elemen tanpa batasan faksi lama. Namun, Pandya menempatkan kelima saudara seperjuangan ini untuk memimpin divisi yang sesuai dengan kemampuan dan kelebihan utama masing-masing. Tibra memimpin Divisi Api, Prama memimpin Divisi Ramuan, Danar memimpin Divisi Sihir, Catra memimpin Divisi Pengintai, dan Hansa memimpin Divisi Suara.Selam
Read more