Suara gedoran brutal Pak Broto di luar pintu utama bener-bener membuat seisi bilik peristirahatan terasa bagai diguncang gempa bumi. Juna yang sedang menindih tubuh lemas Ibu Arini langsung mematung kaku, sementara sisa-sisa kancing kemeja seragamnya yang terlepas berhamburan di atas karpet seolah ikut bergetar panik."Clarissa! Aa... anu, mampus kita, su-su-sumpah itu si kumis beracun sudah mengamuk di depan teras luar ruangan Kepala Sekolah!" bisik Juna gagap setengah mati dengan keringat dingin yang mengucur deras di pelipisnya."Jangan bergerak, Juna! Tetap salurkan hawa panas kamu ke tubuh Ibu Arini, jangan kurangi sedikit pun tekanan kamu!" seru Clarissa dari balik sekat kayu dengan suara tertahan yang bergetar hebat."Ta-ta-tapi Clarissa, kalau dia sampai mendobrak masuk, Juna bisa digantung di tiang bendera sambil telanjang dada begini!" balas Juna terbata-bata dengan wajah pucat pasi."Saya sudah bilang biar saya yang menahan pintu sialan ini, Ar
Read more