Kaelen teringat juga apa yang dikatakan naga itu tadi yaitu Kekuatan ini bisa membekukan api sekalipun."Benar," batin Kaelen di tengah rasa sakit yang mulai menjalar ke seluruh tubuh. "Api dan Panas adalah hal yang sama. Jika aku melawannya dengan Api, aku hanya akan menciptakan pertarungan abadi. Dingin ini memangsa panas. Jadi, aku harus berhenti melawan. Aku harus mengubah caraku."Perlahan dengan sisa kesadaran yang masih tajam Kaelen mulai menekan, menahan, dan akhirnya mematikan nyala api yang ada di dalam dirinya. Dia membiarkan energi panas itu meredup, mundur ke kedalaman inti tubuhnya, dan membiarkan permukaan tubuhnya terbuka lebar, kosong, dan dingin.Seketika itu juga, tekanan terhadap dirinya berubah drastis.Karena tidak ada lagi panas yang dilawan, energi dingin murni itu tidak lagi menyerang sebagai musuh. Dia hanya terus mengalir masuk ke dalam tubuh Kaelen, memenuhi ruang-ruang kosong yang tadinya ditempati oleh energi panas. Rasa sakit yang tajam perlahan berubah
Last Updated : 2026-07-10 Read more