Rumah baru itu seharusnya menjadi surga. Arsitekturnya sempurna, materialnya mewah, dan setiap sudutnya dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal. Namun bagi Manisha, rumah itu kini terasa seperti sebuah monumen kesunyian.Sudah dua minggu sejak Rama mengusir Dipta. Sejak saat itu, suasana di rumah semakin mencekam. Rama tidak lagi hanya meminta laporan keberadaan Manisha; ia memasang kamera pengawas di hampir setiap ruangan, kecuali kamar mandi dan tempat tidur. Alasan Rama selalu sama. Demi keselamatan.Siang itu, Manisha berada di studio lukisnya. Ia mencoba menggoreskan warna biru pada kanvasnya, namun tangannya gemetar. Setiap kali ia melirik ke arah pintu, ia bisa melihat bayangan pengawal yang berdiri tegak di koridor. Mereka tidak bicara, tidak tersenyum, hanya menatap dengan mata waspada yang seolah-olah sedang mengawasi seorang tahanan, bukan seorang nyonya rumah.Tiba-tiba, suara pintu depan tertutup dengan keras.Suara itu menggema di seluruh ruangan, memicu reaksi in
Last Updated : 2026-08-21 Read more