"Ethan..." ucap Evelyn lembut, memegang kedua pipi mungil putranya. "Mama ingin menyampaikan sesuatu pada Ethan. Anak pintar Mama harus mendengarkan baik-baik, ya?"Ethan mengangguk lugu, menatap mata ibunya dengan penuh kepatuhan. "Iya, Ma.""Ethan tahu, Mama sedang sakit dan harus pergi ke tempat yang sangat jauh untuk penyembuhan dalam waktu yang lama..." tutur Evelyn pelan, mengatur napasnya agar suaranya tidak pecah. "Selama Mama tidak ada, Ethan harus jadi anak yang penurut." “Janji pada Mama, Ethan harus selalu mendengarkan kata Papa dan Paman Julian, makan yang rajin, dan jadi anak yang kuat."Raut wajah Ethan mendadak berubah redup, matanya mulai berkaca-kaca. "Mama tidak ikut pulang bersama Ethan dan Paman? Kenapa Mama harus pergi jauh untuk berobat? Aku akan meminta Papa memanggil dokter terbaik untuk mengobati Mama!" "Karena memang harusnya begitu, Sayang," jawab Evelyn lembut seraya mengecup dahi Ethan lama. "Tapi ingat pesan Mama... di mana pun Mama berada, kasih sayan
Last Updated : 2026-08-28 Read more