"Ini adalah selirku, dia sedang mengandung pewarisku."Suara dingin Pangeran Agung Robbert bergema di aula utama, menghujam tepat ke jantung Liora. Setiap kata yang diucapkan pria itu terasa seperti sembilu yang menyayat harga dirinya yang sudah tipis. Di samping suaminya, seorang wanita muda berdiri dengan keangkuhan yang nyata, tangannya dengan sengaja mengusap perut yang mulai membuncit. Liora merasa dunianya runtuh seketika; pemandangan itu adalah bukti nyata dari pengkhianatan yang paling kejam.Liora mengepalkan tangan di balik lipatan gaun mahalnya, berusaha menyembunyikan getaran hebat yang merambat di jemarinya. Dua tahun pernikahan mereka bukanlah surga, melainkan neraka yang sunyi dan dingin. Selama itu pula, Liora bertahan dalam kesepian, berharap suatu hari suaminya akan luluh, namun kenyataan yang ia terima hari ini jauh lebih pahit dari kematian itu sendiri."Karena rahimmu mandul, Liora, kau harus menerima dia di istana ini," tambah ibu mertuanya tanpa sedikit pun rasa
최신 업데이트 : 2026-06-02 더 보기