"Nghhh..." Layla mencengkeram jemarinya sendiri. Matanya terpejam erat, bibirnya mengatup rapat ketika Zayn menggigit kecil area lehernya. Lalu turun ke bawah menuju tulang selangkanya."Mmph!" Layla menggelengkan kepalanya. Napasnya tercekat, jantungnya berdegup kencang, bukan karena ia menyukai apa yang Zayn lakukan, tapi karena takut."J-jangan! Kumohon berhenti!" Layla hanya bisa merintih pelan dalam tangisnya, ketika kecupan Zayn makin turun ke arah sensitifnya yang lain. Tangan Zayn yang bebas mulai menyentuh pinggang ramping Layla dan memberikan tekanan di sana, sementara bibirnya terus mengecup area dada hingga nyaris mencapai gunung kembar perempuan berkulit pucat tersebut."Ti—tidak! Jangan lakukan ini! Z-zayn... ahh!"Zayn tetap mengabaikan permintaan Layla, ia menulikan pendengarannya dan sibuk menjelajahi tubuh gadis itu menggunakan bibir dan lidahnya."Za—Zayn..." Tepat ketika lidah Zayn hendak menelusuri perut rata Layla, tiba-tiba saja seseorang mengetuk pintu kamar te
最終更新日 : 2026-06-06 続きを読む