Seluruh bulu kuduk Raka merinding. Sari terlihat begitu berpengalaman untuk seorang gadis yang belum menikah. Bahkan lebih berani daripada Lira.Sikapnya yang manja dan sering kali tak mengenakan pakaian dalam ketika di kost, jujur membuat Raka seringkali merasa frustasi dengan godaannya. Sekarang gadis yang mengaku masih perawan itu berada di atas tubuhnya, sedang bergerak liar dengan ahli. Benarkah dia masih perawan, adakah seorang gadis suci yang tidak malu-malu mencumbu pria?“Ambill … nikmati dia … tubuh indah itu sedang terangsang dan ini kesempatan untukmu,” bisikan itu terdengar jelas di kepala Raka.“Ya benar … nikmati dia, kamu tidak minta tapi dia kasih … perawan lagi cuyy, ambilll nikmati rejeki ini,” bisikan itu semakin menggoda imannya.Namun, di sela-sela godaan yang terus berteriak keras di kepalanya, ada suara lain yang tenang dan tegas, pelan tetapi menghentakkan kesadarannya.“Hentikan Raka. Setia adalah prinsip seorang pria, atau kamu akan kehilangan semuanya!” Ka
Read more