Se connecterRaka, mahasiswa miskin tak menduga dibalik sikap galak tante kosnya justru tersembunyi sifat binal. Sifat galaknya mulai berubah setelah ia menemukan sebuah cincin antik di gudang barang bekas rumah kos tempat ia tidur malam itu. Cincin itu seperti mengubahnya menjadi pribadi yang sama sekali berbeda. Liar dan penuh gairah. Tante Feli yang awalnya galak itu, bahkan mau membebaskannya dari uang sewa, asal Raka mau menjadi simpanannya. Namun apa jadinya jika cincin bertuah itu justru memaksanya untuk berubah menjadi 'nakal' pada para wanita.
Voir plusSikap Sofi yang berubah-ubah membuat Raka jadi tidak mengerti. Sebelumnya perempuan itu telpon sambil menangis sesegukan dan bilang kalau pihak lawan sudah mendesaknya. Namun, sekarang tiba-tba dia berubah menjadi dingin dan penuh emosional. Raka sendiri tidak paham arah tujuan perkataan perempuan itu. Dia yang masih belum kenyang pun jadi tak berselera lagi.“Yang tahu masalahku dengan Laksono itu cuma kamu, Ka. Tidak ada orang di panti yang tahu mengenai kehidupan pribadiku, bahkan Ardy pun tidak tahu!” Sofi mendengus kesal.“Benar kata Ardy, kamu sengaja mendekati aku cuma ingin merebut aku dari sisinya. Kamu larang aku ketemu Ardy katanya demi kebaikan kita berdua, tapi apa nyatanya?”Sofi mengingat jelas bagaimana Raka mengatakan padanya untuk hati-hati dengan masalah ini. Jangan banyak bercerita pada orang luar dan jangan pernah datang menemui Ardy lagi di panti pijat, karena orang bisa menyalahgunakan untuk menekan kasusnya. Namu
“Raka … Kamu sudah mulai keterlaluan, Ka ….” Sofi menangis terisak diseberang sana. “Tunggu Tante, tenang dulu … Raka tidak bisa dengar dengan jelas,” ujarnya yang bingung karena suara Sofi dibarengin dengan tangisan dan membuang ingus. Dia sudah keterlaluan, memangnya perbuatan apa yang dilakukannya pada tante Sofi. Mereka saja baru bertemu beberapa hari yang lalu dan semua baik-baik saja, lalu kenapa bisa hari ini jadi salahnya.“Kenapa kamu tega dengan aku, Ka, kenapa harus melibatkan foto-foto itu, Kenapa kamu tega melibatkan harga diriku, Ka.” Kalimat ini di dengar Raka dengan jelas.“Melibatkan harga diri Tante?” Raka tidak mengerti maksud perkataan ini.“Jangan sok polos deh, Ka. Mereka sudah mengirimkan foto ancaman darimu.” Sofi masih sesegukan di seberang sana. Foto ancaman? Raka jadi bingung kesalahan apa yang diperbuatnya sekarang. Kenapa tante Sofi yang begitu penurut bisa membencinya seperti ini. Apa yang sebenar
Sebelum berangkat kerja, Raka menyempatkan diri untuk mengunjungi Shakira. Keadaan perempuan itu sedikit lebih baik daripada sebelumnya. Semenjak anak buah Rino berjaga, Devon tidak bertingkah keterlaluan lagi. Apalagi saat ini pengacara Shakira mulai bekerja keras mempertahankan semua aset yang ditinggalkan sang suami. “Raka, aku mengunjungi kakek.” Shakira bercerita tentang kakek Ryu. “Beliau … kelihatan tidak sehat.” Wajah perempuan cantik itu terlihat sangat lelah. Dia memegang gelas air putih di tangannya, tetapi tak kunjung minum juga semenjak pria itu datang. “Apa kakek sakit?” tanya Raka pelan.Shakira mengangguk. “Kakek terlihat depresi.” “Apa dia bersikap baik padamu?” Raka khawatir kalau tekanan untuk Shakira akan bertambah.“Dia baik padaku, Ka, meskipun tahu kalau Mas Ryu sudah menyerahkan semua padaku. Bahkan dia memberiku semangat untuk mempertahankan semua yang sudah diperjuangkannya sejak muda.” Sha
“Luna ….” Rino meraih tangan gadis itu dan menyatukan keduanya tepat di atas kepala untuk menahannya. “Nikmati saja, aku buat kamu jadi wanita paling bahagia di dunia.” Rino bisa merasakan tubuh Luna yang bergetar. Ia bisa merasakan tangannya yang meronta ingin bebas. Namun Rino tak melepaskannya. Satu tangannya tetap menahan lengan Luna, sementara satu tangan lain tetap bergerak liar di balik kain segitiga berenda Luna yang jelas terlihat basah.“Mas Rino, oough ….” Rintihnya lagi.“Kamu suka, Lun?” Luna tak menjawab. Ia hanya menggigit bibirnya menahan setiap gelitik yang terasa semakin kuat di dalam perutnya. “Aku … ooough …” Rino tak dapat lagi menahan hasratnya. Ia mendekatkan miliknya dan mulai menggesekkan tuasnya yang telah menegang di balik kain berenda yang membatasinya dengan surga dunianya itu. Luna menelan ludahnya. Tubuhnya semakin bergetar. “Luna, kalau kamu belum siap … aku tidak akan mema
Air dingin yang menyentuh kulit Raka, terasa begitu menyegarkan. Namun perasaan aneh itu tak bisa diacuhkannya lagi. Bukan saja tentang kejadian semalam, tapi juga yang ia amati pagi ini. Tubuhnya berubah! Bagaimana bisa tubuhnya yang kurus, tiba-tiba saja padat, berisi dengan otot perut layaknya
Mata Raka langsung melotot saat melihat cincin di dalam kotak kayu itu. Ia meraih logam putih itu dan mengamatinya dengan seksama. Matanya tertuju pada bagian dalam lingkaran itu. Ada grafir halus dengan huruf yang tak dikenalnya di sepanjang lingkaran itu. Mungkin itu tulisan kuno atau bahkan tuli
Rakasya baru saja membuka pintu kamarnya, saat tante Feli tanpa basa-basi menyeruak masuk. Wanita itu sama sekali tak peduli ataupun canggung dengan penampilan Raka yang saat ini hanya memakai celana boxer saja. Niatnya untuk menagih sewa kamar, sudah dapat ditebak oleh Raka. Wanita itu menengadah
"Baru pulang, Ka?" "I-iya, Tante." Rakasya Gutawa langsung gugup, saat mendapati ibu kost menegurnya. Raka baru saja menjagrak miring sepeda motornya, sebelum menutup pintu pagar rumah kost. Tapi ia sudah disambut dengan pemandangan indah, yang sering menghiasi imajinasinya dalam kamar kost yan
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
commentaires