"Nghhh..." Sinar matahari pagi menembus celah gorden sutra kamar, membangunkan Scarlett dari tidur nyenyaknya. Dia mengerjapkan mata ungunya, lalu menoleh ke arah samping ranjang. Tempat di mana Caspian memeluknya semalam kini sudah kosong dan mendingin. "Pria itu... sudah pergi lagi sepagi ini? Benar-benar pendeta yang sibuk," gumamnya lirih, seraya beranjak duduk. TOK! TOK! TOK! Suara ketukan pintu memutus lamunannya. Pelayan pribadinya melangkah masuk dengan kepala menunduk khidmat, membawa nampan berisi naskah agenda hari ini. "Selamat pagi, Yang Mulia Penguasa Kota. Hamba datang untuk membantu Anda bersiap. Hari ini adalah hari penting di mana Anda harus menetapkan struktur anggota pemerintahan yang baru." Ya ampun! Karena banyaknya masalah yang terjadi belakangan ini, Scarlett hampir melupakan hal penting ke penguasaannya. Tapi Scarlett tak melupakan undangan pribadi malam ini dari sang Kaisar Vulpisgard. Scarlett mengangguk tegas, beranjak dari ranjang. "Bai
Last Updated : 2026-10-02 Read more