Keheningan memenuhi ruang komando kastel.Tidak ada yang bergerak.Tidak ada yang berbicara.Video yang baru saja berakhir masih terasa seperti bom yang meledak di tengah ruangan.Miya berdiri membeku di depan layar, wajahnya pucat. Untuk pertama kalinya sejak bertahun-tahun, ia merasa benar-benar tidak siap menghadapi sesuatu. Bukan karena identitasnya terbongkar, bukan pula karena masa lalunya terungkap. Ia sudah memperkirakan hari itu akan datang, cepat atau lambat.Sebab cepat atau lambat, dunia pasti mengetahui bahwa Miya bukan korban tak berdaya. Bahwa di balik wajah tenangnya, ada perempuan yang pernah menjadi legenda dunia bawah. Perempuan yang dijuluki The Black Widow, yang membuat napasnya terasa berat saat ini adalah satu hal... Devano.Perlahan Miya menoleh, tatapannya mencari pria itu. Mencari reaksi yang paling ia takutkan, kekecewaan dan kebencian. Atau bahkan... rasa jijik. Namun Devano hanya berdiri diam memandangi layar yang kini telah gelap. Wajahnya sulit dibaca, d
Read more