Alexander berlari keluar rumah.Hujan masih turun deras, membasahi halaman hingga tanah berubah menjadi lumpur.Di belakangnya, Ethan, Adrian, Amelia, dan beberapa pengawal mengikuti dengan langkah cepat.Suara tembakan telah berhenti.Yang terdengar kini hanya suara napas para pengawal yang berjaga di tepi hutan.Ketika Alexander tiba di lokasi, enam pengawalnya membentuk lingkaran.Di tengah lingkaran itu...Seorang pria berlutut dengan kedua tangan diikat ke belakang.Jas hujan abu-abunya robek akibat peluru yang menggores bahu kirinya.Masker hitam yang dikenakannya telah dilepas.Pria itu tampak berusia sekitar enam puluh tahun.Rambutnya mulai memutih.Namun sorot matanya masih tajam.Tatapan seorang mantan prajurit.---"Tuan."Seorang pengawal memberi hormat."Dia tidak melawan."Alexander mengangguk."Lalu kenapa ada tembakan?""Kami mengira dia hendak melarikan diri."Pria tua itu tersenyum tipis."Bukan.""Aku hanya sedang membuang radionya."Alexander memperhatikan tanah.
Huling Na-update : 2026-07-22 Magbasa pa