"Ma, Paman itu tadi siapa? Dia tampan sekali ya, Ma? Sepertinya, cocok jadi Papa barunya Leo." Leo memperhatikan Javier yang kini masuk ke dalam mobilnya di luar, usai membahas tentang acara kantor milik pria itu. Perhatian Dayana tersita saat mendengar ucapan putranya barusan. Begitu juga dengan Emily yang langsung tertawa. "Kenapa mencari Papa baru, Leo? Papanya Leo juga tampan dan kaya raya, kok," sahut Emily menggoda anak sang nyonya. "Tapi Leo ingin mencari Papa baru buat Mama, biar Mama tidak bosan," jawab Leo dengan polos. "Dan Paman tadi, sangat cocok!" "Hustt! Leo tidak boleh berbicara seperti itu, Sayang." Dayana mengusap gemas pipi Leo, menghentikan putranya untuk tidak berbicara dengan aneh-aneh. Tapi, Leo justru menggerutu dan tidak setuju dengan larangan mamanya. "Huh! Mama selalu saja seperti itu. Padahal kan Paman Dominic itu hanya menang kaya saja. Tampan tidak, peka juga tidak, baik juga jarang-jarang, apalagi adil! Sepertinya Paman Dominic tidak mengenal apa
Read more