"Pa, kapan Mama pulang? Kok sampai malam ini Mama belum pulang?" Theo menatap Dominic dengan wajah lesu. Kini, mereka ada di ruang makan bersama Ruby yang terlihat sedih juga. "Iya, Pa. Sejak kemarin-kemarin Mama dan Leo kok belum pulang-pulang?" imbuh Ruby, anak perempuan itu terlihat manyun. Dominic tersenyum menatap mereka berdua. Ia sengaja tidak ingin membuat Theo dan Ruby sedih. "Mama dan Leo sedang ada di rumah lama untuk istirahat sejenak di sana," ujar Dominic pada mereka. "Theo mau ke sana juga, Pa," ujar Theo sambil cemberut. Dominic menghela napasnya panjang. "Sayang ... dengarkan Papa. Untuk sementara waktu, biarkan Mama di sana bersama Leo. Besok kan hari libur, besok kita ke rumah Mama bersama. Bagaimana?" Theo pun langsung mengangguk. "Oke. Tapi, Mama akan kembali lagi ke sini kan, Pa?" "Iya. Pasti kembali," jawab Dominic. "Sekarang, kalian lanjutkan makannya, Sayang...." "Iya, Pa." Anak-anak itu kembali melanjutkan makan malamnya. Sementara Dominic hanya di
Baca selengkapnya