Tangannya bergerak cepat dan tegas. Brandon menuliskan beberapa baris kalimat di atas kertas tersebut di bawah penerangan lampu balkon."Saya, Brandon, berjanji di atas hukum dan agama," kata Brandon sambil merapalkan apa yang ia tulis dengan suara nyaring. "Jika suatu hari nanti saya berkhianat, berpaling, atau menyia-siakan Lilis, maka seluruh harta kekayaan, aset bisnis, dan hak asuh yang saya miliki akan jatuh sepenuhnya ke tangan Lilis tanpa syarat. Dan saya bersedia dihukum seberat-beratnya secara hukum."Brandon menandatangani kertas itu dengan coretan garis tegasnya, lalu menyodorkannya ke tangan Lilis."Kak, gak gitu juga, Kak...""Besok pagi, saya minta tim hukum saya buat draft surat ini di atas materai resmi bernota notaris," tegas Brandon, menatap Lilis tanpa ragu sedikit pun. "Saya pertaruhkan seluruh hidup, harta, dan nama besar saya di atas kertas ini, Lilis. Kalau saya sampai bikin kamu nangis karena berkhianat, kamu bisa bikin saya miskin dan jadi gelandangan dalam se
Huling Na-update : 2026-08-14 Magbasa pa