FAZER LOGINDi saat Lilis sedang berjuang mengandung buah hati mereka, Rendy justru sibuk membagikan kehangatan dengan wanita lain. Tragisnya, wanita itu adalah Wulan—adik kandung Lilis sendiri. Berawal dari kecurigaan yang berujung pada isi pesan teks menjijikkan di ponsel sang adik, Lilis dipaksa menelan kenyataan bahwa suami yang dicintainya dan adik yang disayanginya telah lama bermain gila di belakangnya. Bahkan, mereka sudah merencanakan sebuah perceraian. "Terus, Kakang kapan cerai sama Mbakku?" Pengkhianatan berdarah ini terlanjur dimulai. Lilis tidak akan tinggal diam menangis meratapi nasib. Jika mereka bisa menghancurkan hatinya maka mereka juga harus siap menerima balasan yang setimpal. Namun Lilis tahu, ia belum sekuat itu melawan suaminya yang licik. Ia harus menggandeng orang yang punya kekuatan lebih besar dari Rendy. Di saat yang bersamaan, ada Brandon Sebastian--CEO juga orang dari masa lalu Lilis yang hadir kembali di hidupnya. Apakah Lilis akan memanfaatkan Brandon dalam proses perceraiannya dengan suaminya? 📝 Base on true story yang aku dramatisir
Ver mais"Maksudnya, Mas?" Brandon malah ketawa dan berkata di seberang sambungan, "Ada deh. Tunggu aku pulang ke rumah, Sayang. Omong-omong, baju yang aku beliin di butik kemarin dipakai ya. Udah dibuka belum kotaknya?" Lilis terdiam cukup lama di ujung telepon. Terdengar suara krasak-krusuk kain dan gesekan kertas kado di latar belakang, yang menandakan wanita itu sedang membuka paper bag misterius yang dibawa suaminya pagi tadi. Beberapa detik kemudian... "Maaaas! Ini baju apaan sih?!" teriak Lilis dengan suara tertahan namun sarat akan rasa syok dan salah tingkah yang luar biasa. Brandon langsung tertawa terbahak-bahak hingga suaranya memenuhi ruang kerjanya yang megah. "Sayang, malam ini aku benar-benar ingin melihat kamu memakai itu. Sumpah deh, kamu bakal kelihatan luar biasa cantik." "It's not my style, Mas! Malu tau ih!" balas Lilis setengah bergidik, pipinya sudah merah padam merona sebelum akhirnya ia langsung memutuskan sambungan telepon secara sepihak. Tuuut! Di ruan
Lilis mengerjap bingung, lalu terkekeh pelan. "Dih, mulai deh kambuh manjanya. Emang kenapa kalau tersita?" Brandon mendekatkan wajahnya ke arah sang istri, menyeringai usil dengan tatapan jahil yang sangat dikenal Lilis. "Oh jelas dong... dari tadi siang aku kan sibuk mikirin nasib percintaan orang lain, sampai-sampai aku kurang dapet jatah perhatian dari istri aku yang paling cantik ini." Lilis merona merah seketika, namun ia tidak menghindar saat Brandon mulai merengkuh pinggangnya semakin erat dan mendaratkan ciuman-ciuman kecil yang menggelitik di wajahnya. Meskipun usia pernikahan mereka terhitung masih cukup baru alias masih berada dalam fase manis-manisnya pengantin baru--kedekatan dan chemistry di antara Brandon dan Lilis tidak pernah luntur barang sedikit pun. Rumah tangga kecil yang dibangun di atas fondasi pengertian dan rasa saling menghormati itu selalu terasa hangat, bahkan di tengah kesibukan mereka mengurus anak dan urusan orang lain. "Iih, Mas Brandon... benta
Yura. Dialah yang rupanya baru saja selesai dari urusan kerjanya--tidak sengaja melihat keberadaan Brandon dan Arya yang duduk di meja sudut dekat kaca.Melihat siapa saja yang duduk di meja itu, dahi Yura langsung berkerut dalam. Dengan langkah menghentak kecil, ia langsung menghampiri meja mereka."Heh! Ngapain kalian berdua mojok di sini? Bau-bau konspirasi nih," celetuk Yura begitu tiba di dekat meja, langsung menarik kursi kosong di sebelah Arya tanpa diundang.Brandon langsung menyengir lebar melihat kedatangan sang sepupu. "Nah, panjang umur! Baru juga diomongin, orangnya udah dateng. Sini, Ra, duduk yang bener. Laki lu... eh, calon suami lu ini lagi kena sindrom minder Ra, gara-gara takut dikira aneh sama tetangga karena status dudanya."Pipi Yura langsung mendadak panas membara mendengar celetukan frontal dari sang kakak sepupu. Ia melotot tajam ke arah Brandon. "Ih, Bang Brandon mulutnya ya! Sembarangan banget kalau ngomong!""Emang bener kan?" bela Brandon tanpa rasa bersala
Hari-hari setelah insiden pengakuan di dalam mobil itu mendadak membuat ritme hidup Yura terasa sedikit berbeda. Ada getar-getar aneh setiap kali layar ponselnya menyala menampilkan nama Arya, atau ketika pesan singkat bernada sederhana masuk dan menanyakan apakah ia sudah makan siang. Namun, di balik kisah cinta kilat yang mulai bersemi antara dirinya dan sang pangeran IT, ada satu pihak lain yang ternyata menyimpan rasa gemas luar biasa--bukan kepada Yura, melainkan kepada istrinya sendiri.Operasi mak comblang yang awalnya dimotori oleh Lilis memang sukses besar dan patut diacungi jempol. Akan tetapi, ada efek samping yang sama sekali tidak diperhitungkan oleh Lilis: perhatian wanita itu kini jadi sering terpecah antara mengurus bisnis katering, merawat bayi Vivian yang sedang aktif-aktifnya, mendampingi Juna, hingga memantau perkembangan hubungan Yura dan Arya lewat grup W******p keluarga.Akibatnya? Brandon, sang suami yang terkenal bucin setengah mati, merasa tersisihkan.Siang


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
avaliações