Malam semakin melarut dan pekat di wilayah Kota Bawah. Bau tanah basah yang dingin, kepulan asap jelaga dari obor kayu yang berderak, serta keharuman rempah-rempah murah membaur tajam di udara yang kian menusuk hingga ke dalam tulang. Namun, bagi Maya, rasa dingin yang biasanya merayap gampang menembus kain jubah kasarnya kini seolah-olah tak lagi berdaya melumpuhkan fisiknya. Di sampingnya, Lucien melangkah dengan tenang, stabil, dan penuh kepastian. Kehadiran pria itu—tanpa mahkota obsidian yang berkilau dingin, tanpa zirah kebesaran yang kaku dan menindas, serta tanpa barikade formalitas istana yang membentang lebar—menciptakan sebuah gelembung ketenangan yang aneh namun teramat menentramkan di tengah keremangan lorong-lorong rahasia Kerajaan Astralia.Dinding tebal dan kokoh yang selama berbulan-bulan dibangun oleh perbedaan gelar, beban kewajiban, serta rasa curiga di antara mereka mendadak perlahan mencair tanpa sisa. Di bawah pendaran temaram obor jalanan yang sesekali berjelag
Última actualización : 2026-08-24 Leer más