Malam yang dinantikan oleh seluruh kalangan bangsawan Istana Atas akhirnya tiba. Balairung Kristal—aula megah berlantai marmer hitam berkilau yang dikelilingi oleh pilar-pilar kristal raksasa—telah dipenuhi oleh ratusan tamu undangan dari klan-klan darah murni Astralia. Lampu-lampu gantung berbahan batu energi membiaskan cahaya perak yang menyilaukan, memantul di atas gaun-gaun sutra mewah dan perhiasan berkilau milik para wanita bangsawan. Gelak tawa yang dibuat-buat, denting gelas kristal, serta alunan musik harpa yang lembut melayang di udara, membungkus atmosfer balairung dalam kepalsuan yang amat sempurna.Di balik kemewahan tersebut, bisik-bisik intrik berkobar tanpa henti. Lord Valerius, pria tua berambut perak dengan mantel kebesaran berwarna merah tua yang melapisi zirahnya, berdiri di tengah lingkar tetua klan. Matanya yang licik bergerak mengawasi pintu gerbang utama balairung seraya menyesap anggur merah dari cangkirnya."Gadis fana yang membawa sihir liar itu berani menam
Última actualización : 2026-08-25 Leer más