"Tadi kamu bilang apa, Steve?" ucap Julia lirih, suaranya nyaris tenggelam dalam keheningan ruang kerja yang mendadak membeku. "Maaf?"Steve menelan ludahnya yang terasa pahit. Kehangatan dekapan pria itu perlahan melonggar, membiarkan jemari kokohnya bertengger lembut di kedua bahu Julia.Iris kelam sang CEO menatap lurus tepat ke dalam mata bening Julia yang masih berkaca-kaca.Tanpa ada sedikit pun selubung keangkuhan yang biasanya membentengi dirinya, Steve menganggukkan kepalanya pelan."Ya, Julia. Aku minta maaf," ulang Steve dengan suara bariton rendah yang bergema amat jujur.Pria tegap itu menghela napas panjang, merendahkan posisinya agar sejajar dengan tatapan sang wanita."Aku tahu selama ini aku terlalu memaksakan kehendakku. Tapi kali ini aku bersungguh-sungguh. Aku akan menurunkan seluruh egoku, Julia.“Aku akan menahan segala batasanku, asalkan kamu mau memberiku izin untuk menemui dan menghabiskan waktu bersama anak-anak kapan pun aku rindu pada mereka."Julia terdiam
Terakhir Diperbarui : 2026-10-04 Baca selengkapnya