Yin Anzhu terbangun oleh suara-suara yang datang dari luar kamar.Suara pintu membuka, kemudian langkah kaki mendekat.Yin Anzhu membuka kelopak matanya yang terasa berat. Pada akhirnya, hanya mampu membuka salah satunya.Taotao tiba di depan sofa tidur. Jemarinya saling meremas, sementara kepalanya sesekali menoleh ke arah luar.Ia memberitahu. "Nyonya Muda, Nona Kedua ada di depan." "Bagaimana ini?” ujarnya cemas. “Nona Kedua pasti masih mempermasalahkan kejadian siang tadi.” Yin Anzhu membuka matanya yang sempat terpejam. Ia mengangguk, menyingkirkan kain tipis yang menutupi tubuhnya, lalu turun dari sofa."Aku akan menghadapinya," ujarnya sambil melambai. "Kau pergilah ke depan."Taotao linglung, tidak langsung pergi. Pandangannya mengikuti nyonya mudanya yang beranjak ke kamar kecil. Ia sungguh khawatir. Akhir-akhir ini, sang majikan tidak lagi menahan diri. Bagaimana jika mereka berdua berakhir ribut besar?Taotao masih berdiri terpaku di tempat, hingga ia mendengar lagi suar
Last Updated : 2026-09-01 Read more