Helena berdiri di ambang pintu mansion Arthur. Wajahnya pucat, jemarinya yang menggenggam sebuah amplop putih tampak bergetar hebat. Namun, sebelum Bara sempat melangkah maju, sesuatu yang refleks terjadi tanpa jeda: Bara bergerak cepat, menempatkan tubuhnya sedikit di depan Anjani, seolah memagari istrinya dari segala ancaman yang mungkin dibawa oleh sang mantan istri.Anjani terpaku. Gerakan kecil itu begitu naluriah, menunjukkan siapa yang kini benar-benar menjadi prioritas di hati Bara. Hatinya bergetar hangat, menghapus sisa-sisa rasa canggung yang sempat tertinggal."Aku tidak datang untuk merebutmu, Bara," ucap Helena lirih, matanya berkaca-kaca menatap pria yang dulu pernah ia abaikan.Bara tetap bergeming, auranya dingin dan terkendali. "Katakan apa maksud kedatanganmu, atau pergi sekarang juga.""Aku datang untuk menyelamatkan kalian," sambung Helena dengan suara parau.Kalimat itu sontak membuat siapa pun yang mendengarnya mengernyit bingung. Di dekat pilar utama, Rola
Last Updated : 2026-07-20 Read more